Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Bahan Presentasi Bahasa Indonesia (Bahasa yang Baik dan benar, Komposisi, Analisis Tema)

| View Comments | Sabtu, 14 Januari 2012
|

Data File Com:~ Ok temen-temen kali ini yang akan saya posting adalah materi presentasi saya dan kelompok saya MK (Mata Kuliah) Bahasa Indonesia, yups tepatnya materi presentasi saya membahas tentang
-  Bahasa yang baik dan Benar 
-  Komposisi 
-  Analisis Tema 

Ketiga Point tersebut sudah terangkum (rangkuman jadi ya ga' terlalu lengkap2 amat) dalam bahan Presentasi saya yang saya buat dalam bentuk file (.ppt) atau Power Point, jadi bagi temen-temen yang berkenan untuk mendownload dan menggunakannya saya persilahkan, TAPI JANGAN LUPA KOMENTARNYA YA DI BAWAH Ok ...!!! 

Screen shoot 






Ok langsung aja temen2 di sedot materinya melalui link di bawah ini:



Selengkapnya…


KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia) Offline Gratis

| View Comments | Kamis, 12 Mei 2011
|

Setelah beberapa hari mengerjakan kamus ini Alhamdulillah akhirnya KBBI versi offline sudah jadi dan siap rilis. KBBI versi 1.1 ini merupakan versi offline dari KBBI Daring ( edisi III) yang ada di PusatBahasa (http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/). Dibanding versi online Kamus ini mempunyai beberapa keunggulan, dan selain itu Kamus ini Gratis (freeware) dan bebas disebarluaskan dengan syarat tidak mengubah software.

Ide untuk membuat kamus versi offline ini muncul ketika melihat situs KBBI tersebut, dan sekalian me-review ulang delphi programming yang sudah agak lama tidak terpakai lagi. Database diambil dari website dengan otomatisasi program yang juga dibuat dengan Delphi 7 personal. KBBI v1.1 ini bersifat portable sehingga tinggal download dan jalankan, tanpa perlu install.

Penggunaan dan Fitur

Sengaja tidak ada petunjuk penggunaan atau file bantuan, karena penggunaannya sangat mudah, tinggal memasukkan kata yang akan dicari dan tekan enter atau klik tombol cari, maka akan ditampilkan arti kata yang dimaksud jika ada.

Arti yang ditampilkan sudah di format sedemikian rupa agar memudahkan pengguna membaca dan mencari definisi kata yang dimaksud. Dua kolom sebelah kiri merupakan hasil kata pencarian, dengan penjelasan :

Kolom atas merupakan daftar kata yang merupakan kata dasar
Kolom kedua merupakan hasil pencarian, tetapi tidak didapatkan pada kata dasar tetapi pada kata turunan atau majemuk ( di istilahkan dengan sub lema kalau tidak salah)

Bagian Kanan merupakan definisi kata yang ditampilkan dengan warna yang memberikan arti sebagai berikut :

Warna merah dengan latar kuning adalah lema (kata dasar)
Warna merah dengan nomor adalah banyaknya arti aatu definisi kata
warna merah saja tanpa latar merupakan sub lema atau kata turunan
warna biru adalah jenis kata atau termasuk dalam istilah apa
warna hitam adalah arti aau definisi kata
warna hijau adalah contoh penggunaan kata dalam kalimat
warna ungu adalah contoh dalam peribahasa
Warna hitam dengan background hijau merupakan hasil pencarian yang terdapat pada sub-lema atau kata turunan

Jika ada masukan, saran, kesalahan tampilan atau program,silahkan disampaikan. Bagi yang ingin mengupload di (blog/website) tempat lain, diharap untuk tetap mencantumkan link ke ebsoft.web.id atau ke tulisan ini. Semoga KBBI offline ini bisa bermanfaat. Download KBBI v1.1 ( box.net) atau dari link ini KBBI v1.1 (4shared) ukuran sekitar 3.2 MB

Update
Versi 1.1 : Perbaikan file yang dideteksi sebagai virus oleh beberapa Antivirus (Kaspersky, AVira)

Sumber: ebsoft

Selengkapnya…


Penggunaan dan Pemakainan Huruf

| View Comments | Minggu, 19 Desember 2010
|

Penggunaan dan Pemakainan Huruf
1. Penulisan huruf besar atau kapital
a. Huruf besar atau kapital dipakai sebagai huruf pertama kalimat berupa petikan langsung.
Misal: Dia bertanya, “Kapan kita pulang”
b. Huruf besar atau kapital dipakai sebgai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, Kitab Suci, dan nama Tuhan, termasuk kata ganti –Nya.
Misal: Limpahkanlah rahmat-Mu, ya Allah.


c. Huruf besar atau kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar (kehormatan, keturunan, agama), jabatan, dan pangkat yang diikuti nama orang.
Misal: Pemerintah memberikan anugrah kepada Mahaputra Yamin.
d. Kata-kata van, den, da, de, di, bin, dan ibnu yang digunakan sebagai nama orang, tetap ditulis dengan huruf kecil, kecuali jika kata-kata digunakan sebagai nama pertama atau terletak pada awal kalimat.
Misal: Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh vanden Bosch.
e. Dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa.
Misal: Yaser Arafat, Presiden Palestina, hari ini tiba di Jakarta.
f. Dipakai sebgai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.
Misal: Dahulu pernah terjadi Perang Candu di Negeri Cina.
g. Huruf besar dipakai sebagai huruf pertama nama khas geografi.
Misal: Di Teluk Jakarta telah dibangun suatu proyek perikanan laur.
h. Dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, serta nama dokumentasi resmi.
Misal: Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dipilih oleh Majlis Permusyawaratan Rakyat.
i. Dipakai sebagai huruf pertama semua kata di dalam nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan, kecuali kata partikel seperti di, ke, dari, untuk, dan yang, yang terletak pada posisi awal.
Misal: Idrus mengarang buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.
j. Huruf besar atau kapital dipakai dalam singkatan nama gelar dan sapaan, kecuali gelar dokter.
Misal: Proyek itu dipimpin oleh Dra. Jasika Murni.
k. Dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.
Misal: Surat saudara sudah saya terima.



Sistem dan Penulisan Tanda Baca

| View Comments |
|

Sistem dan Penulisan Tanda Baca
1. Tanda titik
a. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang
Misal: W.S Rendra
b. Tanda titik dipakai pada singkatan gelar,jabatan, pangkat dan sapaan
Misal: Dr. (doktor) dr. (dokter) dan lain-lain
c. Tanda titik dipakai pada singkatankata atau ungkapan yang umum, yang ditulis dengan huruf kecil. Singkatanyang terdiri atas dua huruf diberi 2 buah tanda titik, sedangkan singkatan yang terdiri atas tiga buah huruf atau lebih hanya diberi satu buah tanda titik.
Misal: s.d (sampai dengan), dkk (dan kawan kawan)



d. Tanda titik digunakan pada angka yang menyatakan jumlah untuk memisahkan ribuan, jutaan dan seterusnya.
Misal: Tebal buku itu 1.150 halaman
Akan tetapi, jika angka itu tidak menyatakan suatu jumlah, tanda titik tidak digunakan.
e. Tanda titik tidak digunakan pada singkatan yang terdiri atas huruf-huruf awal kata atau suku kata dan pada singkatan yang dieja seperti kata (akronim).
f. Tanda titik tidak digunakan di belakang singkatan lambang kimia, satuan ukuran,takaran, timbangan dan mata uang.
g. Tanda titik tidak digunakan di belakang judul yang merupakan kepala karangan, kepala ilustrasi tabel dan sebagainya.
h. Tanda titik tidak digunakan di elakang alamat pengirim dan tanggal surat serta di belakang nma dan alamat penerima surat.
Misal: Jakarta, 10 Agustur 1998
2. Tanda Koma
a. Tanda koma harus digunakan diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan
Misal: Departemen Pariwisata, Seni, dan Budaya.
b. Tanda koma harus digunakan untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata tetapi, melainkan, dan sendangkan.
Misal: Dia bukan mahasiswa Jayabaya, melainkan mahasiswa Atmajaya.
c. Tanda koma harus digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. Biasanya, anak kalimat didahului oleh kata penghubung bahwa, karena, agar, sehingga, walaupun, apabila, jika, meskipun, dan sebagainya.
d. Tanda koma harus digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat.
e. Tanda koma harus dibelakang kata-kata seperti O, ya, wah, aduh, kasihan.
Misal: Ya, boleh andalebih dulu.
f. Tanda koma digunakan untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
g. Tanda koma digunakan diantara:
1. Nama dan alamat
2. Bagian-bagian alamat
3. Tempat dan tanggal
4. Nama tempat dan wilayah atau begeri yang ditulis berurutan.
h. Tanda koma digunakan untuk meceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.
Misal: Badudu, yus. 1980. Membina Bahasa Indonesia Baku seri I, Bandung:Pustaka Prima.
i. Tanda koma digunakan diantara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinuya untuk membedakannya dari singkatan nama keluarga atau marga.
Misal: A. Ansori, S.H.
j. Tanda koma digunakan untuk mengapit keterangan tambahan dan keterangan aposisi.
k. Tanda koma tidak boleh digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat.
3. Tanda Titik Koma (;)
Tanda titik koma dapat digunakan untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk pengganti kata penghubung.
4. Tanda Titik Dua (:)
a. Tanda ttik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
b. Tandan titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.
5. Tanda Hubung (-)
a. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan.
b. Tanda hubung dipakai untuk merangkai (a) se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital, (b) ke dengan angka, (c) angka dengan –an, dan (d) singkatan huruf kapiral dengan imbuhan atau kata.
Misal: Pemberontakan itu dikenal dengan 6-30-S PKI.
6. Tanda Pisah (---)
Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang member penjelasan khusus diluar bangun kalimat, menegaskan adanya aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas, da dipakai diantara dua bilangan atau atanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau diantara dua nama kota yang berarti ‘ke’ atau ‘sampai’ panjanganya dua ketukan.
Misal: (Moeliono, 1980: 15-81)
7. Tanda Petik (“ “)
Dipakai untuk mengapit petikan langsung, judul, syair, karangan, istilah yang mempunyai arti khusus atau kurang dikenal.
Misal: Sajak “Aku” karangan Chairil Anwar.
8. Tanda Petik tuggal (‘ ‘)
Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing.
Misal: Lailatul Qodar ‘malam bernilai’



Format Penulisan (Format General, Deskripsi, Laporan Penelitian) Penyajian Lisan

| View Comments |
|

RESUME
MATERI BAHASA INDONESIA

A. Model Bagan Tulis dan Format
Beberapa contoh sampul atau bagian depan sebuah tulisn ilmiah dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa. Kiranya beberapa model ssampul depan itu dapat dipakai untuk memudahkan pengumpulan dan pendataan.



a. Sistem Angka Romawi-Arab
I. ……
1. … …
(1)
(2)
(3)
b. Sistem Angka dan Huruf
I. ……
A. ……
B. ……
1. ……
2. ……
c. Sistem Desimal
1 …...
1.1 ……
1.2 ……
1.2.1 ……
1.2.2 ……
2 ……
1.1 ……
1.2 ……
3 ……

B. Format General
BAB I Tujuan dan Susunan
1.1 Tujuan Telaah/study
1.2 Hipotesi atau maslah
1.3 Ruang lingkup telah
1.4 Keterbatasan
1.5 Definisi istilah
1.6 Tata susunan laporan/penulisan
BAB II Pandangan atas riser-riset yang ada kaitan/persiapan satu pembahsanan tentangriset-riset yang telah dilakukan dan ada hubungan dengan riset anda. Tunjukan kontribusi riset anda.
BAB III. Pengolahan data dan Analisis
3.1 Metode pengumpulan data
3.2 Metode analisis data
3.3 Metode
BAB IV. Hubungan Anakususss
1.1 Hipotesis 1, 2, 3 dan seterusnya
BAB V Rangkuman dan Saran
5.1 Rangkuman dan kondisi
5.2 Saran untuk penelitian
5.3 Implikasi (tunjukan kelompok, teori, organisasi antara bidang ilmu yang dapat mengambil untuk riset anda)
C. Fotmat Deskripsi
BAB I. Pengantar Umum
a. Pernyataan tujuan khusus
b. Definisi istilah kunci
c. Informasi latar belakang yang umum
d. Tata urut presentasi

BAB II. Pandangan atas sumber tertulis yang pernah ada
a. Rangkuman pokok pandangan yang berbeda tentang topik yang anda pilih seperti terdapat dalam buku-buku, majalah, dan artikel.
b. Evaluasi kritis atas pandangan itu; tunjukan kelemahan dan keunggulan
c. Kongklusi umum tentang keadaan topic tersebut pada saat penulisan itu anda lakukan
BAB III. Kerangka Konsep dan Metodologi
a. Pernyataan hipotesis
b. Pembicaraan tentang metodologi riset yang digunakan; hubungan antara hipotesis dan tujuan studi
c. Pembicaraan tentang sumber dan alat untuk menggunakan data
D. Format Laporan Penelitian
A. Bagian Awal
1. Halaman judul
2. Halaman ucapan terimaksih (jika ada)
3. Daftar isi
4. Daftar gambar, grafik (jika ada)
5. Daftar angka-angka (jika ada)
B. Badan/bagian utama laporan
1. Pendahuluan
2. Pandangan tentang laporan-laporan atau penelitian yang pernah diadakan atau yang ada hubungan dengan masalah yang akan dikemukakan
3. Desain Telah/Studi
4. Presentasi dan Analisis Data
5. Rangkuman dan Kesimpulan
C. Bagian Referensi
1. Bibligrafi
2. Apendiks
E. Penyajian Lisan
A. Peranan Pidato
B. Metode Penyajian
1. Metode penyajian oral
Merupakan metode penyajian yang dilakukan secara lisan. Dalam metode ini dikenal 6 macam metode penyajian lisan
- Metode impromt (serta merta); yaitu metode penyajian berdasarkan kebutuhan sesaat tidak ada persiapan sama sekali.
- Metode menghafal; yaitu metode penyajian yang direncanakan dan ditulis secara lengkap kemudian dihafal.
- Metode naskah; metode inibersifat kaku dan harus mengadakan latihan yang cukup.
- Metode ekstempiran (tanpa persiapan naskah); metode yang lebih dahulu merencanakan uraian yang akan disampaikan dan dibuat catatan-catatanpenting yang menjadi urutan dari uraian itu.
- Metode fisual.
- Metode written.
2. Tujuan
1. Memberi semangat kepada para pendengar
2. Meyakinkan pendengar terhadap apa yang disampaikan
3. Memberitahukan atau menyampaikan sesuatu kepada pendengar agar mereka mengerti tentang sesuatu hal.
4. menyenangkan orang yang mendengarkan
Hal-hal yangharus diperhatikan dalam penyajian lisan
1. Menganalisa pendengar
2. Menganalisa situasi
3. Penyesuaian diri
4. Penyusunan bahan dan menyiapkan catatan
5. Penyajian lisan



Resume Materi Bahasa Indonesia

| View Comments |
|

RESUME
MATERI BAHASA INDONESIA

A. Berbahasa Yang Baik dan Benar
Penentuan atau kriteria bahasa yang baik dan benar tidak jauh berbeda dari apa yang kita katakan bahasa baku. Kebakuan suatu kata seudah menunjukan masalah “benar” suatu kata itu.
Pengertian benar pada suatu kata atau suatu kalimat adalah pandangan yang diarahkan dari segi kaidah bahasa. Sebuah kalimat atau sebuaj pembentukan kata terhadap benar apabila bentuk itu mematuhi kaidah-kaidah yang berlaku. Contoh: kuda makan rumput. Kalimat itu benar karena memenuhi kaidah sebuah kalimat secara struktur, yaitu ada subyek (kuda), ada predikat (makan), dan ada objek (rumput). Kalimat ini juga emenuhi kaidah sebuah kalimat dari segi makna, yaiotu mendukung sebuah informasi yang dapat dimengerti oleh pembaca.



Sebuah kara dikatakan benar kalau memperlihatkan proses pembentukan yang benar menurut kaidah yang berlaku
Pengertian baik” pada suatu kata (bentukan) atau kalimat adalah pandangan yang diarahkan dari pilihan kata (diisi). Pemilihan kata yang akan dipergunakan dalam suatu untauan kalimat sangat berpengaruh terhadap makna kalimat yang dipaparkan.
Sebagai simpulan, yang dimaksud dengan bahasa yang benar adalah bahasa yang mengandung kaidah yang tepat, sedangkan yang dimaksud dengan bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyi nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakainya.
B. Komposisi
Komposisi yaitu di dalam menulis mengalami prakarsa, penulis refisi penulis karya tulis dibagi menjadi 2 yaitu:
1. Karya ilmiah
2. Karya karangan
Tahap komposisi yaitu:
1. Tahap penulisan topik (pokok bahasan)
2. Pengumpulan informasi dan bahan
3. Pengelolaan pokok-pokok pikiran
4. Tahap penulisan
Ketrampilan komposisi
1. Ketrampilan bahasa dan membahasakan
2. Ketrampilan penyajian
3. Ketrampilan pewajahan
4. Sistem penulisan
C. Analisis Karya Ilmiah
1. Analisis Tema
a. Analisis Tema Narasi
Dalam sebuah narasi diperlukan konflik. sebuah narasi erdasarkan konflik, satu konflik antara gagasan dan manusia atau keadaan. Sebuah narasi mempunyai pola. Pola narasi tertua ialah yang dikemukakan Aristotelses, yaitu narasi bagian awal tengah dan akhir.
Awal beriksikan:
1) Sudut yang membawa pembaca ke dalam cerita dan menarik pembaca
2) Informasi latar belakang yang diperlukan untuk dapat memahami narasi
3) Pembayangan tentang yang akan terjadi pada bagian akhir
b. Analisis Tema Deskripsi
Analisis tema deskripsi dibedakan menjadi 2 yaitu:
1) Deskripsi ekspositoris
Tujuannya ialah memberikan informasi dan menimbulkan pembaca melihat, mendengar, merasakan apa yang dideskripsikan.
2) Deskripsi impresionistik atau stimulatif
Tujuannya ialah membuat pembaca memacncaindrakannya dan membuat ia beraksi secara emosional
c. Analisis Tema Argumentasi
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah karangan argumentasi adalah:
1) Tujuan
2) Penentuan sikap
3) Buah pikiran
4) Penggarapan
5) Lustrasi dan kontras
6) Gaya
7) Perencanaan

2. Analisis Telaah
Istilah analisis telah dipakai untuk segala macam bentk karya tulis yang memerlukan studi, baik secara langsung (misalnya observasi lapangan) maupun tidak langsung (studi kepustakaan).
a. Makalah Ilmiah
Istilah makalah ilmiah dipakai bagi karya tulis hasil studi ilmiah yang berisi masalah dan pembahasannya
b. Makalah Kerja
Istilah ini sering disingkat menjadi makalah artinya hampir sama dengan makalah penelitian
c. Makalah Kajian
Istilah ini dipakai utuk karya tulis ilmiah yang merupakan saran pemecahan suatu masalah yang kontraversial tanpa maksud untuk dibaca dalam suatu seminar
d. Makalah Analisis
Sering dipakai dalam mata kuliah untuk membedakannya dengan expository essay. Creative essay, ataupun komposisi yang merupakan katya-karya tulis berisi karangan biasa dan tidak berisi analisis
e. Makalah Tanggapan
Sering ditegaskan pada mahasiswa, dipakai untuk karya tulis pemenuhan tugas yang berupa reaksi terhadap suatu bacaan
3. Makalah Akhir
Berikut ini adalah beberapa kriteria sebuah makalah akhir:
1. Bentuk Esei/Prosa
2. Panjang makalah akhir
3. Sistematika makalah akhir
4. Catatan rujukan
5. Isi sebuah makalah akhir
6. Makalah akhir dan makalah riset
7. Paragraf pembuka makalah akhir
8. Hal-halyang dihindarkan dalam paragraph pembuka makalah:
a. Jangan mengulang judul dalam paragraph pembuka makalah
b. Jangan mulai denganmengajukan pertanyaan
c. Jangan menggunakan ungkapan pembuka yang klise dan sudah terbiasa
d. Jangan menceritakan maksud dantujuan menulis
9. Bagaimana anda mengakhiri makalah:
a. Pergunakanlah sebuah kutipan singkat
b. Kemukakanlah beberapa generalisasi tentang topic anda
10. Hal-hal yang perlu dihindarkan dalam pengakhiran makalah akhir
a. Jangan timbulkan ide atau gagasan baru
b. Jangan mengakhiri sebuah makalah akhir dengan bahasa klise
c. Jangan membuat pernyataan atau saran yang memerlukan lagi penjelasan yang lebih luas
D. Esei
1. Tipe-tipe esei
Dalam komposisi esei dibedakan menjadi 6 macam tipe esei
a. Diskripsi
b. Tajuk
c. Esei Euplikan Watak
d. Esei Pribadi
e. Esei Reflektif
f. Esei Kritik
2. Ciri-ciri Esei
a. Sebuh esei ditulis dalam bentuk prosa
b. Sebuah esei harus singkat
c. Sebuah esei memiliki gaya berbeda
d. Sebuah esei selalu tidak utuh, tidak haggis ditulis
e. Sebuah esei memenuhi keutuhan penulisan
f. Sebuah esei mempunyai nada pribadi
E. Pokok-Pokok Penyusunan Laporan
1. Materi Laporan
Dalam bidang perdagangan, perusahaan, dan teknologi dibedakan 10 macam materi laporan yaitu:
a. Laporan kemajuan
b. Rekomendasi
c. Hasil penelitian
d. Hasil analisa
e. Pengawasan dan monitoring
f. Hasil pengujian
g. Pencarian dan penelitian teknologi
h. Spesifikasi penawaran
i. Memorandun
j. Surat
2. Pemberi tugas dan penerima laporan
3. Manfaat sebuah laporan
4. Panduan pikiran penyuburan laporan
5. sifat-sifat sebuah laporan
a. Deskripsi
b. Deskripsi dan mengarahkan
c. Informasi
6. Segi-segi teknis pelaksanaan pekerjaan penyusunan laporan
a. Persiapan dan pembentukan
b. Efektif laporan
7. Segi-segi teknis pelaksanaan laporan
a. Pengumuman bahan dan informasi
b. Sumber bahan dan informasi
c. Sistem pencatatan bahan dan informasi
d. Kerangka susun laporan
8. Tipe dan metode rancangan
9. Isi penyajian
a. Bagian pengantar
b. Bagian naskah/isi/diskusi
c. Bagian referensi
d. Bagian akhir tubuh laporan
F. Bentuk Ikhtisar
1. Precis
Sebuah singkatan atau précis adalah satu entuk penyingkatan dalam kata sipenyingkat sendiri/kata-kata sendiri, akan tetapi taat kepada naskah dalam hal gagasan, organisasi, penekanan, dan nada tulisan.
2. Intisari/Abstrak
Intisari adalah satu bentuk tangkuman yang sangat ketat dan dipergunakan dalam bidang ilmu pengetahuan dan industri.
3. Cernaan atau Digest
Cernaan atau digest juga merupakan satu bentuk penyingkatan, sebuah cerita tidak mempergunakan kata-kata atau kalimat siperingkas atau penyingkat.
4. Sinopis atau Ikhtisar
Siopsis atau Ikhtisar merupakan satu penyingkata, sebuah kalimat sudah dikatakan sebuah synopsis.
5. Abstrak
Suatu abstrak adalah penyajian yang singkat dan teliti megenai suatu dokumen atau karangan dengan tidak ditambah kritik atau interpretasi serta ciri-ciri penulis abstrak.
6. Rangkuman (Summary)
Rangkuman adalah sebuah kata yang sangat umum untuk mencangkup semua bentuk ringkasan atau risalah sebuah atau naskah asli.



Mau Berlangganan Artikel Gratis dari Data File Com?

Tulis Email Anda disini:

Setelah Menekan Berlangganan, Kami Membutuhkan Verifikasi dari Email Anda, Agar Kami Bisa Mengirimkan Postingan Terbaru kami ke Email Anda, Jadi silahkan Cek Inbox Email anda setelah mendaftar, dan Klik Link Verifikasi

By Admin

 
..:A:..
Akhi Abdul
Agha'ku
Pak Haris Setiadji
anggasona-anotherbestblog
..:B:..
Blog_Vaganza
Blog Junaidi
...
..:C:..
...
..:D:..
...
..:E:..
E-One S
...
..:F:..
...
..:G:..
...
..:H:..
...
..:I:..
Imanq
Insurance Finance
...
..:J:..
...
..:K:..
KELPOLOVA
KETEP PASS
...
..:L:..
...
..:M:..
...
..:N:..
Nanie Granger
n66ee
...
..:O:..
...
..:P:..
...
..:Q:..
...
..:R:..
...
..:S:..
STAIN Metro
...
..:T:..
...
..:U:..
Urang Lembur
...
..:V:..
...
..:W:..
Wong Ganteng
...
..:X:..
...
..:Y:..
...
..:Z:..
...
Salam Hangat dariku
::| DFC |::
::|Admin|::

Page Rank
 
Back To Top